Kamis, 29 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Kabut Asap Ganggu Penerbangan Jakarta-Jambi, Dua Pesawat Tertunda

✍️ Winda Sari 🕒 30 Sep 2026 👁️ 5x dibaca
Ilustrasi kabut asap di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.
Ilustrasi kabut asap di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Foto: istimewa

kalbarbagus.com-Kabut asap menyebabkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi terbatas pada Rabu, 30 September 2026. Kondisi tersebut berdampak pada penundaan waktu mendarat dua penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi Ardon Marbun mengatakan, maskapai masih menunggu perkembangan kondisi cuaca, terutama jarak pandang yang dipengaruhi kabut asap.

"Pihak maskapai masih menunggu pembaruan kondisi cuaca di Jambi, khususnya terkait jarak pandang akibat kabut asap yang memengaruhi proses pendaratan pesawat," kata Ardon Marbun di Jambi, Rabu, 30 September 2026.

Penundaan kedatangan tersebut turut berdampak pada jadwal penerbangan dari Jambi menuju Jakarta. Dua penerbangan yang mengalami penundaan yakni Citilink Indonesia dengan nomor penerbangan QG 960 yang dijadwalkan berangkat pukul 10.25 WIB dan Garuda Indonesia GA 126 pada pukul 10.35 WIB.

Menurut Ardon, kondisi visual untuk aktivitas lepas landas dari Bandara Sultan Thaha Jambi masih memungkinkan. Namun, proses pendaratan membutuhkan jarak pandang yang lebih memadai untuk memastikan keselamatan penerbangan.

"Tantangan utama saat ini berada pada proses pendaratan karena membutuhkan kondisi jarak pandang yang cukup bagi pilot," tambahnya.

Hingga pukul 10.00 WIB, otoritas bandara mencatat jarak pandang di sekitar Bandara Sultan Thaha Jambi berada di kisaran 1.200 meter.

Pengelola bandara terus melakukan pemantauan terhadap perubahan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan maskapai untuk menyesuaikan operasional penerbangan dengan kondisi yang ada.

Ardon juga mengimbau calon penumpang yang akan bepergian dari maupun menuju Bandara Sultan Thaha Jambi agar secara berkala memeriksa status penerbangan melalui saluran resmi maskapai.

"Setiap perkembangan kondisi cuaca akan terus kami informasikan kepada pihak maskapai maupun pengguna jasa bandara agar penerbangan dapat berjalan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan," jelasnya. 

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update