Baru 17 Bangunan Selesai, Pembangunan KDMP di Melawi Terus Berjalan
kalbarbagus.com – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, masih terus berproses. Hingga akhir Oktober 2026, sebanyak 17 bangunan KDMP dilaporkan telah selesai dibangun dari total 169 desa yang ada di kabupaten tersebut.
Selain penyelesaian bangunan, kesiapan lahan, kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras), serta sumber daya manusia menjadi faktor penting sebelum koperasi dapat mulai beroperasi.
Komandan Kodim 1205/Sintang, Letkol Arm Anggit Wijaksono, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung penyiapan lahan, terutama di desa-desa yang belum memiliki lokasi pembangunan.
Hal itu disampaikan Anggit saat dikonfirmasi jurnalis Suara Kalbar, Selasa (27/10/2026).
“Untuk pembangunan KDKMP saat ini kami terus berkoordinasi dengan Pemda dalam rangka penyiapan lahan, khususnya bagi desa yang belum menyiapkan lahan,” ujar Anggit.
Menurutnya, koordinasi antara jajaran TNI dan pemerintah daerah diperlukan untuk mendorong kelanjutan pembangunan, terutama di wilayah yang masih menghadapi kendala ketersediaan lahan.
Sarana dan Prasarana Disiapkan Bertahap
Untuk bangunan KDMP yang telah selesai di wilayah Kalimantan, tahap selanjutnya adalah mengupayakan pemenuhan sarana dan prasarana melalui PT Agrinas Pangan Nusantara serta mempersiapkan personel yang akan menjalankan operasional koperasi.
“Adapun yang telah selesai dibangun di wilayah Kalimantan, selanjutnya akan diupayakan pemenuhan sarpras dari Agrinas dan kesiapan personel yang akan mengawaki,” jelasnya.
Anggit menyebut pemenuhan sarana dan prasarana untuk mendukung operasional KDMP di Kalimantan Barat sudah mulai dilakukan secara bertahap.
Meski demikian, koperasi belum dapat beroperasi secara menyeluruh sebelum kebutuhan fasilitas pendukung dan kesiapan personel terpenuhi.
“Secara bertahap pemenuhan sarpras sudah dimulai di wilayah Kalbar. Nanti ketika sudah lengkap akan segera dimulai operasionalisasinya,” katanya.
Operasionalisasi Jadi Tahap Berikutnya
Perkembangan pembangunan KDMP di Melawi menunjukkan bahwa penyelesaian bangunan fisik baru menjadi salah satu tahapan dalam pelaksanaan program. Kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia juga diperlukan agar koperasi dapat menjalankan kegiatan usaha.
Karena itu, sejumlah hal masih perlu dipantau, mulai dari kesiapan lahan di desa yang belum memiliki lokasi, perkembangan pembangunan gedung, hingga pemenuhan sarana dan prasarana pada bangunan yang sudah selesai.
Koordinasi antara pemerintah daerah, jajaran TNI, PT Agrinas Pangan Nusantara, dan pengelola koperasi diharapkan dapat mempercepat penyelesaian tahapan tersebut.
Dengan kesiapan yang memadai, KDMP diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik di tingkat desa, tetapi juga dapat menjalankan fungsi ekonomi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kejelasan mengenai kesiapan operasional dan jenis usaha yang akan dijalankan juga menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui peran koperasi dalam mendukung kegiatan ekonomi serta memperkuat perekonomian desa.
