Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Berkat Kredit KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Perluas Pasar Tenun Ikat hingga Malaysia

✍️ Winda Sari 🕒 20 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
Galeri Sintang, usaha kerajinan lokal milik Sumjulia di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengembangkan pemasaran produk tenun ikat hingga ke Sarawak, Malaysia.
Galeri Sintang, usaha kerajinan lokal milik Sumjulia di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengembangkan pemasaran produk tenun ikat hingga ke Sarawak, Malaysia. Foto: istimewa

kalbarbagus.com – Galeri Sintang, usaha kerajinan lokal milik Sumjulia di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengembangkan pemasaran produk tenun ikat hingga ke Sarawak, Malaysia. Perkembangan usaha yang dirintis sejak 2022 ini turut didukung pembiayaan melalui Kredit KUM Harapan dari Bank Kalbar.

Galeri Sintang menawarkan beragam produk dan pernak-pernik khas daerah, terutama tenun ikat yang dibuat secara manual oleh perajin perempuan lokal. Usaha tersebut tidak hanya menjadi tempat pemasaran kerajinan, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan perempuan di Sintang.

Sumjulia mengungkapkan, dukungan permodalan dari Bank Kalbar membantu meningkatkan ketersediaan produk yang dijual di galerinya.

“Sejak diberikan kredit oleh Bank Kalbar, usaha saya semakin berkembang dengan pesat,” ungkap Sumjulia.

Sebelum memperoleh pembiayaan, persediaan produk di galerinya hanya sekitar lima potong. Setelah mendapatkan dukungan kredit, stok meningkat menjadi sekitar 15 hingga 25 potong.

Peningkatan persediaan tersebut mendukung pengembangan usaha sekaligus memperluas peluang pemasaran tenun ikat Sintang. Produk buatan perajin lokal itu kini diminati hingga Sarawak, Malaysia.

Manfaatkan Pembayaran Digital

Selain dukungan permodalan, Galeri Sintang juga menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS Bank Kalbar. Penggunaan metode pembayaran ini memudahkan pelanggan bertransaksi tanpa harus selalu menggunakan uang tunai.

Pemanfaatan layanan digital menjadi salah satu langkah usaha tersebut dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan transaksi konsumen.

Di sisi lain, produksi tenun ikat yang masih mengandalkan keterampilan tangan perajin lokal turut menjaga keberlangsungan kerajinan tradisional Sintang. Keterlibatan perempuan dalam proses produksi juga menjadi bagian penting dari kegiatan usaha tersebut.

Sumjulia Ajak Pelaku UMKM Kembangkan Usaha

Sumjulia mengajak masyarakat yang ingin mengembangkan usaha untuk mempertimbangkan akses pembiayaan dari Bank Kalbar. Ia menilai proses pengajuan kredit dapat berjalan cepat apabila dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan telah lengkap.

“Saya mengajak masyarakat untuk mengembangkan usahanya dengan mengambil kredit di Bank Kalbar. Karena prosesnya sangat mudah, cepat, sesuai dengan iklannya dan juga prosesnya bisa cepat asalkan semua dokumen atau kelengkapannya lengkap,” ujarnya.

Kisah Galeri Sintang menunjukkan bagaimana akses permodalan dan pemanfaatan pembayaran digital dapat mendukung pengembangan usaha kerajinan lokal. Dengan tetap mengandalkan keterampilan perajin perempuan, tenun ikat Sintang berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus mempertahankan warisan budaya daerah.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update