Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Hiburan
Hiburan

Charly Van Houten Tanggapi Boikot Raffi Ahmad, Ingatkan Publik soal Fakta

✍️ Winda Sari 🕒 03 Nov 2026 👁️ 0x dibaca
Vokalis Setia Band, Charly Van Houten, mengajak masyarakat menyikapi kontroversi yang melibatkan Raffi Ahmad secara bijak.
Vokalis Setia Band, Charly Van Houten, mengajak masyarakat menyikapi kontroversi yang melibatkan Raffi Ahmad secara bijak. Foto: istimewa

kalbarbagus.com – Vokalis Setia Band, Charly Van Houten, mengajak masyarakat menyikapi kontroversi yang melibatkan Raffi Ahmad secara bijak. Ia mengingatkan agar kritik terhadap figur publik tetap didasarkan pada fakta, bukan berkembang menjadi penghakiman massal.

Pernyataan Charly disampaikan menyusul munculnya gelombang kritik dan seruan boikot terhadap Raffi setelah menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menuai sorotan setelah muncul persoalan terkait identitas sejumlah peserta yang mengenakan atribut perguruan tinggi. Salah seorang peserta bahkan mengaku bukan mahasiswa dari kampus yang atributnya dikenakan dan menerima uang Rp50.000 untuk menghadiri acara tersebut.

Polemik itu kemudian meluas hingga memunculkan seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan sejumlah kegiatan bisnis hiburannya.

Charly menegaskan, komentarnya bukan bentuk pembelaan karena ia mengaku tidak memiliki hubungan pekerjaan maupun kepentingan bisnis dengan Raffi.

"Saya bukan bawahan Raffi Ahmad, tidak punya hubungan bisnis, tidak pernah ngumpul sama dia, dan tidak ikut dalam acara tersebut (Deklarasi Sumpah Pemuda). Jujur saya tidak punya kepentingan apa pun dalam persoalan ini," kata Charly.

Meski tidak terlibat langsung, ia mengaku prihatin terhadap perkembangan polemik tersebut. Menurutnya, masyarakat perlu memahami persoalan secara menyeluruh sebelum memberikan penilaian.

Kritik Harus Tetap Berdasarkan Fakta

Charly tidak mempermasalahkan hak masyarakat untuk menyampaikan kritik. Ia memahami bahwa publik dapat menyampaikan kekecewaan apabila tindakan seorang figur dinilai tidak sesuai dengan harapan.

Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi kebencian terhadap individu. Jika memang terdapat kesalahan, pihak yang bersangkutan tetap harus memberikan pertanggungjawaban.

"Kalau memang ada kesalahan ya silakan dikritisi saja. Kalau ada yang perlu dipertanggungjawabkan ya harus dipertanggungjawabkan. Tetapi alangkah baiknya jika semuanya dilakukan berdasarkan fakta yang sudah benar-benar jelas," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa siapa pun berpotensi berada dalam posisi yang sama ketika menjadi sasaran penilaian publik.

"Hari ini, mungkin Raffi Ahmad yang menjadi sasaran. Besok bisa siapa saja, bahkan mungkin bisa diri kita sendiri," kata vokalis Setia Band tersebut.

Raffi Diminta Menjadikan Peristiwa sebagai Bahan Evaluasi

Charly mengaku memahami penjelasan Raffi yang menyebut kehadirannya dalam deklarasi tersebut hanya untuk memenuhi undangan. Ia menilai, meskipun seseorang tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara, kehati-hatian tetap diperlukan ketika menerima undangan kegiatan publik.

Menurutnya, figur publik perlu mempertimbangkan konteks dan dampak dari kegiatan yang dihadiri, terlebih jika acara tersebut berkaitan dengan isu sensitif di tengah masyarakat.

Karena itu, Charly memandang peristiwa tersebut dapat menjadi bahan introspeksi bagi Raffi. Sikap tersebut, menurutnya, tidak berarti menutup ruang kritik atau mengabaikan kemungkinan adanya tanggung jawab.

Raffi Ahmad Sebelumnya Telah Menyampaikan Permintaan Maaf

Sebelumnya, Raffi Ahmad telah memberikan klarifikasi terkait kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia. Ia menyatakan datang sebagai tamu undangan dan tidak terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Raffi juga menegaskan tidak memiliki maksud merendahkan perjuangan mahasiswa maupun mencederai aspirasi masyarakat. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul.

"Saya memohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul. Saya sangat memahami bahwa niat baik tetap perlu disertai ketelitian pada setiap kegiatan yang akan dihadiri," ujar Raffi.

Pernyataan Charly menambah respons dari kalangan figur publik terhadap polemik tersebut. Ia mengingatkan bahwa masyarakat tetap memiliki ruang untuk mengkritik, tetapi penilaian perlu didasarkan pada informasi yang jelas dan pemahaman terhadap persoalan secara utuh.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update