Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

Dosen UNTAN Ikuti Seminar Energi Hijau di China, Pelajari Teknologi Energi Terbarukan

✍️ Winda Sari 🕒 13 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Dosen UNTAN Ikuti Seminar Energi Hijau di Chengdu.
Dosen UNTAN Ikuti Seminar Energi Hijau di Chengdu. Foto: istimewa

kalbarbagus.com – Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak memperluas wawasan akademik di bidang energi terbarukan melalui keikutsertaan dosennya, Prof. Dr. Eng. Ir. Ferry Hadary, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng., dalam Seminar on Green Energy for Indonesia di Chengdu, Provinsi Sichuan, China, pada 10–23 Oktober 2026.

Seminar tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok melalui Ministry of Agriculture and Rural Affairs (MARA), dengan pelaksanaan yang dikoordinasikan oleh Biogas Institute of Ministry of Agriculture and Rural Affairs (BIOMA) di Chengdu.

Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan sekaligus memperkuat kerja sama Indonesia dan China dalam pengembangan energi terbarukan. Peserta berkesempatan mempelajari penerapan teknologi energi hijau yang berpotensi mendukung transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Pelajari Teknologi Surya hingga Hidrogen

Dalam seminar tersebut, peserta tidak hanya mengikuti pembelajaran di kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan mengamati penerapan teknologi energi hijau melalui kunjungan lapangan.

Materi yang dipelajari mencakup pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pengolahan sampah menjadi energi, pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber energi, serta pengembangan teknologi penyimpanan energi dan hidrogen.

Sejumlah lokasi menjadi bagian dari agenda kunjungan, antara lain proyek pemanfaatan biogas di Distrik Jingyang dan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di Distrik Xinjin.

Peserta juga dijadwalkan mengunjungi pusat pengembangan teknologi hidrogen dan material fotovoltaik, PLTS Shilin di Kunming, serta Proyek Konservasi Air Dujiangyan untuk mempelajari pengelolaan sumber daya air.

Rangkaian kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi energi hijau, mulai dari pemanfaatan sumber energi terbarukan hingga pengolahan limbah dan pengelolaan sumber daya.

Perkuat Kompetensi Dosen dan Penelitian UNTAN

Bagi UNTAN, keikutsertaan Ferry Hadary dalam seminar ini menjadi kesempatan untuk memperkaya pengetahuan dan meningkatkan kompetensi akademik di bidang energi terbarukan.

Wawasan yang diperoleh diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan dan penelitian, sekaligus membuka peluang perluasan kerja sama akademik dalam bidang energi hijau.

Penguatan kompetensi sumber daya manusia di perguruan tinggi menjadi salah satu aspek penting dalam mengikuti perkembangan teknologi energi. Pengetahuan mengenai teknologi surya, biogas, pengolahan sampah menjadi energi, penyimpanan energi, dan hidrogen dapat menjadi referensi untuk pengembangan riset sesuai kebutuhan Indonesia.

Partisipasi dalam forum internasional tersebut juga sejalan dengan upaya mendorong transisi energi menuju sistem yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Dukung Agenda Transisi Energi Nasional

Pengembangan energi terbarukan menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung target Net Zero Emission (NZE). Target ini mengarah pada tercapainya keseimbangan antara jumlah emisi gas rumah kaca yang dilepaskan ke atmosfer dan jumlah yang diserap.

Melalui peningkatan kompetensi dosen serta penguatan jejaring akademik internasional, UNTAN berpeluang memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi energi bersih.

Ke depan, pengetahuan dan pengalaman dari kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung pendidikan, penelitian, serta pengembangan solusi energi terbarukan yang relevan dengan kebutuhan daerah dan nasional.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update