Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Ernes Silvanus Dorong Pembinaan Generasi Muda Malinau Lewat Olahraga

✍️ Winda Sari 🕒 29 Sep 2026 👁️ 6x dibaca
Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau sekaligus Ketua Umum KONI Kabupaten Malinau.
Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau sekaligus Ketua Umum KONI Kabupaten Malinau. Foto: istimewa

KalbarBagus.com-Olahraga menjadi salah satu sarana yang dikembangkan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, untuk memperkuat pembinaan generasi muda. Melalui kepemimpinan Ernes Silvanus, pengembangan olahraga diarahkan tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta memberikan ruang bagi pemuda untuk berkembang.

Ernes yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau sekaligus Ketua Umum KONI Kabupaten Malinau memiliki peran dalam pengembangan olahraga daerah. Ia juga tercatat sebagai Ketua Pemuda Dayak Kalimantan Utara. Peran tersebut membuat perhatian terhadap generasi muda mencakup pembinaan atlet sekaligus pengembangan lingkungan yang mendukung keterlibatan pemuda.

Gambaran hasil pembinaan terlihat dari capaian atlet Malinau. Pada 30 Desember 2025, KONI Kabupaten Malinau memberikan penghargaan kepada 307 atlet dari 22 cabang olahraga. Mereka mengoleksi 133 medali emas, 95 medali perak, dan 102 medali perunggu dengan total bonus yang diberikan sekitar Rp493 juta.

Pemberian penghargaan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian di arena pertandingan. Penghargaan juga menjadi bagian dari upaya menjaga motivasi atlet dan menciptakan iklim prestasi yang dapat menopang keberlanjutan pembinaan olahraga di daerah.

Pembinaan kemudian diperluas melalui penyelenggaraan kompetisi daerah. Bupati Malinau Cup V 2026 menjadi salah satu wadah untuk mencari dan mengembangkan atlet potensial dengan mempertandingkan 21 cabang olahraga.

Kompetisi tersebut diarahkan sebagai bagian dari proses seleksi dan pembinaan atlet yang dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Malinau dalam PORPROV II Kalimantan Utara 2026. Tema “Bupati Malinau Cup Prestasi Menuju Juara Porprov II Kaltara Tahun 2026” menggambarkan keterkaitan antara kompetisi daerah dan target pembinaan menuju ajang yang lebih tinggi.

Melalui kompetisi semacam ini, atlet muda mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan potensi. Ajang tersebut juga menjadi ruang bagi proses pencarian bibit baru yang selanjutnya dapat masuk dalam program pembinaan secara lebih terarah.

Persiapan menghadapi PORPROV II Kaltara bahkan telah dikonsolidasikan sejak 2025. Pemerintah Kabupaten Malinau bersama KONI mendeklarasikan kesiapan menjadi tuan rumah pada 9 September 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional.

Agenda tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, KONI, atlet, pelatih, dan pelaku olahraga untuk memperkuat persiapan serta membangun koordinasi. Pengembangan olahraga pun tidak semata diarahkan pada pencapaian medali, tetapi juga pada penciptaan lingkungan yang memberikan ruang lebih luas kepada generasi muda.

Penguatan ekosistem menjadi bagian lain yang mendapat perhatian. Pembinaan atlet membutuhkan dukungan tenaga pendamping yang memiliki kemampuan memadai, sehingga peningkatan kapasitas pelatih, wasit, dan juri turut menjadi bagian dari pembangunan olahraga di Malinau.

Dukungan terhadap kegiatan penataran nasional bagi wasit dan juri menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan profesionalitas dalam penyelenggaraan pertandingan.

Dengan pendekatan tersebut, olahraga di Malinau dikembangkan sebagai sebuah ekosistem yang melibatkan berbagai unsur. Atlet membutuhkan pelatih yang kompeten, pertandingan memerlukan perangkat yang profesional, sedangkan pemerintah daerah dan KONI berperan dalam membangun tata kelola yang mendukung pembinaan.

Bagi generasi muda, ekosistem tersebut membuka ruang untuk berlatih, berkompetisi, mengembangkan kemampuan, serta mengambil bagian dalam kegiatan yang lebih luas. Dengan demikian, olahraga ditempatkan tidak hanya sebagai sarana meraih prestasi, tetapi juga sebagai salah satu jalur pembentukan sumber daya manusia di Kabupaten Malinau.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update