Golkar Sekadau Bidik Enam Kursi DPRD pada Pemilu 2029
kalbarbagus.com – DPD Partai Golkar Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, memasang target meningkatkan perolehan kursi DPRD dari tiga menjadi enam pada Pemilu 2029. Target tersebut akan ditempuh melalui konsolidasi organisasi, penguatan kader, serta pembenahan struktur partai hingga tingkat desa dan dusun.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kalimantan Barat yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sekadau, Fransiskus Ason, mengatakan penguatan internal menjadi langkah awal untuk mempersiapkan partai menghadapi agenda politik mendatang.
Saat ini, Golkar Sekadau juga tengah menyiapkan Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih ketua definitif menggantikan Muslimin yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Ason menjelaskan, DPD Golkar Kalbar menerima surat pengunduran diri Muslimin pada 2 Oktober 2026. Setelah itu, pengurus provinsi menggelar rapat pleno dan menyepakati penunjukan Ason sebagai pelaksana tugas ketua di tingkat kabupaten.
“Jadi, kita dari provinsi mendapatkan surat pengunduran diri dari ketua lama, Pak Muslimin, pada 2 Oktober lalu. Kemudian, kita melakukan rapat pleno di provinsi dan sepakat menunjuk saya sebagai Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Sekadau,” ujar Ason, Selasa (21/10/2026).
Ia menegaskan, penunjukan tersebut bersifat sementara. Tugas utamanya adalah mempersiapkan pelaksanaan Musda hingga terpilih ketua definitif.
Golkar Sekadau menargetkan Musda dapat digelar pada akhir Oktober. Apabila belum memungkinkan, pelaksanaannya direncanakan paling lambat awal November 2026.
Menurut Ason, persiapan telah dilakukan melalui rapat pleno harian dan pembentukan panitia Musda setelah surat keputusan penunjukan Plt diserahkan oleh perwakilan DPD Golkar Kalbar.
Konsolidasi hingga Tingkat Dusun
Selain menyelesaikan pergantian kepemimpinan, Golkar Sekadau mulai menyusun langkah untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Pada Pemilu 2024, partai tersebut memperoleh tiga kursi DPRD Sekadau yang tersebar di tiga daerah pemilihan. Untuk Pemilu 2029, Golkar menargetkan enam kursi sekaligus membuka peluang meraih posisi pimpinan DPRD.
“Kita di Pileg 2024 hanya mendapatkan tiga kursi pada pemilu sebelumnya. Untuk ke depan, dengan konsolidasi yang masif dan terukur, serta persatuan dan kekompakan partai, saya yakin target enam kursi bisa kita perjuangkan,” kata Ason, yang juga anggota DPRD Kalbar dari daerah pemilihan Sanggau-Sekadau.
Ia menyebut pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama dan kekompakan seluruh kader. Karena itu, penguatan organisasi akan dilakukan secara berjenjang, tidak hanya di tingkat kabupaten.
Setelah Musda kabupaten, konsolidasi direncanakan berlanjut melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam), Musyawarah Desa (Musdes), hingga tingkat dusun, rukun warga (RW), dan rukun tetangga (RT).
Ason berharap penguatan struktur tersebut dapat menjaga komunikasi internal, meningkatkan keterlibatan kader, serta memperkuat koordinasi organisasi dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Fokus saya sekarang bagaimana membantu Sekadau melakukan konsolidasi. Setelah Musda kabupaten, dilanjutkan ke tingkat kecamatan melalui Muscam, kemudian ke desa melalui Musdes, sampai ke konsolidasi tingkat dusun, RW/RT,” pungkasnya.
