Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Disiapkan Dukung Operasi Penanganan Karhutla

✍️ Winda Sari 🕒 18 Sep 2026 👁️ 11x dibaca
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Disiapkan Dukung Operasi Penanganan Karhutla
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Disiapkan Dukung Operasi Penanganan Karhutla Foto: Istimewa

KalbarBagus.com — Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan kapal induk Giuseppe Garibaldi yang baru tiba di Indonesia siap dikerahkan untuk mendukung operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penyiapan armada ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan mitigasi bencana melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kesiapan tersebut disampaikan Ali saat meninjau langsung kapal induk Giuseppe Garibaldi yang bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

"Pokoknya apabila dibutuhkan kita akan bisa gunakan untuk kepentingan tadi ya OMSP itu (penanganan karhutla) kan juga termasuk OMSP," kata Ali.

Proses Serah Terima dan Tahap Retrofit Teknologi

Meskipun telah disiagakan, Giuseppe Garibaldi belum dapat langsung dikerahkan ke lokasi karhutla di Kalimantan dalam waktu dekat. Kapal induk pertama milik TNI AL tersebut masih harus melalui serangkaian tahapan administrasi dan penyesuaian teknis sebelum resmi beroperasi penuh.

Jadwal serah terima kapal dari pihak pemerintah Italia kepada pihak Indonesia direncanakan berlangsung pada 24 September 2026. Setelah prosesi serah terima, kapal akan menjalani tahap retrofit (modernisasi) guna menyesuaikan spesifikasi teknologi dan doktrin operasi TNI AL dengan iklim perairan nasional.

"Jadi kita sesuaikan dengan kepentingan Angkatan Laut kita di Indonesia dengan situasi di laut tropis, kita sesuaikan apa yang perlu ditambahkan apa yang tidak perlu," jelas Ali.

Fasilitas Helikopter Water Bombing dan Pesawat Nirawak

Rencana pemanfaatan Giuseppe Garibaldi sebelumnya telah dipaparkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas penanganan bencana di Jakarta pada Senin (7/9/2026). Presiden menegaskan bahwa kapal tersebut akan dimodifikasi khusus sebagai markas terapung bagi armada helikopter pemadam serta pesawat nirawak (drone).

"Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone," kata Prabowo.

Menurut Presiden, kapal induk ini dirancang sanggup memuat sekitar 10 unit helikopter kelas menengah yang memiliki spesifikasi water bombing untuk menjangkau titik-titik api secara cepat.

"Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita," katanya.

Prabowo menggarisbawahi bahwa pengerahan alutsista ini merupakan wujud penguatan kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi skenario darurat bencana sejak dini.

"Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan," katanya.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update