Kota Padang Pimpin Klasemen Binaraga Porprov XVI Sumbar 2026
kalbarbagus.com – Kota Padang tampil dominan pada cabang olahraga binaraga Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Berdasarkan klasemen yang dirilis panitia pelaksana, Senin (5/10/2026), Padang berada di posisi teratas dengan koleksi 4 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu.
Dari total 11 medali emas yang diperebutkan, atlet Kota Padang berhasil mengamankan empat di antaranya. Raihan tersebut membuat Padang unggul dari daerah peserta lainnya.
Posisi kedua ditempati Kota Sawahlunto yang mencatatkan hasil cukup mengejutkan. Kontingen kota yang dikenal sebagai kawasan tambang tersebut mengoleksi 2 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.
Sementara itu, Solok Selatan berada di urutan ketiga dengan raihan 2 medali emas dan 1 perunggu.
Persaingan juga terjadi di papan tengah klasemen. Kota Solok menempati posisi keempat setelah mengumpulkan 1 emas dan 3 perak.
Pasaman Barat dan Padang Panjang berada di posisi berikutnya dengan perolehan yang sama, yakni masing-masing 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Adapun Bukittinggi memperoleh satu medali perak, sedangkan Payakumbuh membawa pulang satu medali perunggu. Secara keseluruhan, sebanyak 33 medali yang terdiri dari 11 emas, 11 perak dan 11 perunggu telah dibagikan dalam pertandingan yang berlangsung di Sport Hall GOR Pangilun Padang.
Atlet Berprestasi Diproyeksikan ke Kejurnas
Selain menjadi ajang perebutan medali, Porprov XVI Sumbar juga menjadi salah satu sarana bagi Pengprov Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Sumbar untuk memantau atlet potensial.
Panitia Pelaksana Cabor Binaraga, BM Satria Dwi Putra, mengatakan atlet yang menunjukkan prestasi dalam Porprov akan masuk dalam radar pembinaan PBFI Sumbar.
Atlet-atlet terpilih bahkan diproyeksikan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Binaraga yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.
Menurut Satria, keikutsertaan dalam Kejurnas menjadi bagian penting bagi Pengprov PBFI Sumbar. Ajang tersebut juga berkaitan dengan persiapan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON.
“Jika tidak ikut, maka kita tidak bisa bertanding di Babak Kualifikasi (BK) PON,” ujarnya.
Dengan hasil Porprov ini, para atlet yang tampil menonjol berpeluang melanjutkan pembinaan di tingkat provinsi dan mendapatkan kesempatan mewakili Sumatera Barat pada kompetisi nasional.
