Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menaker Yassierli Dorong Peserta Pelatihan Vokasi Siap Kerja dan Buka Usaha

✍️ Winda Sari 🕒 19 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli Foto: istimewa

kalbarbagus.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch V Tahun 2026 memanfaatkan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, membangun portofolio, dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Keahlian yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi modal untuk membuka usaha mandiri.

Pesan tersebut disampaikan Yassierli saat Orientasi Peserta PVN Batch V Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jumat (16/10/2026).

Program tersebut diikuti 14.688 peserta yang menjalani pelatihan di berbagai balai pelatihan vokasi di Indonesia.

Yassierli menegaskan, keberhasilan pelatihan tidak hanya dilihat dari sertifikat yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuan peserta menerapkan keterampilan sesuai bidang yang dipelajari.

Karena itu, peserta diminta aktif mengikuti pembelajaran, memahami standar kerja, serta menerapkan arahan instruktur dalam kegiatan praktik.

Keterampilan Jadi Modal Memasuki Dunia Kerja

Menurut Yassierli, peserta perlu membiasakan diri untuk terus belajar, berani mencoba hal baru, dan terbuka terhadap kritik. Sikap tersebut penting untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membentuk profesionalisme.

Ia berharap pelatihan vokasi dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memperoleh pekerjaan dan mengembangkan karier.

Pengalaman yang diperoleh selama pelatihan juga perlu didukung dengan portofolio yang menunjukkan kemampuan peserta. Portofolio tersebut dapat digunakan untuk memperkenalkan keterampilan kepada calon pemberi kerja maupun calon mitra usaha.

Lulusan Vokasi Berpeluang Menjadi Wirausaha

Yassierli mengingatkan peserta agar tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah menyelesaikan pelatihan. Keterampilan yang dikuasai dapat dimanfaatkan untuk mencari peluang kerja maupun membangun usaha sendiri.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah membuka bengkel berdasarkan kompetensi yang dimiliki.

Menurutnya, perjalanan karier merupakan proses berkelanjutan. Pengalaman kerja, peningkatan keterampilan, serta kemampuan membangun jejaring dapat membuka kesempatan baru bagi peserta di masa mendatang.

Melalui program Pelatihan Vokasi Nasional, Kementerian Ketenagakerjaan mendorong peserta agar tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi juga kompetensi praktis yang dapat diterapkan untuk bekerja maupun berwirausaha.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update