Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Padel Putri Indonesia Raih Perak dan Perunggu di Asian Games 2026

✍️ Winda Sari 🕒 05 Oct 2026 👁️ 8x dibaca
Dua pasangan putri padel Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati (kiri) memamerkan medali perak dan Beatrice Gumulya/Novela Putria (kanan) memamerkan medali perunggu seusai upcara penyerahan medali Asian Games 2026 di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang
Dua pasangan putri padel Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati (kiri) memamerkan medali perak dan Beatrice Gumulya/Novela Putria (kanan) memamerkan medali perunggu seusai upcara penyerahan medali Asian Games 2026 di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang Foto: istimewa

kalbarbagus.com – Tim padel putri Indonesia mencatat prestasi membanggakan pada debut cabang olahraga padel di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dua pasangan Indonesia berhasil naik podium dengan membawa pulang medali perak dan perunggu.

Pasangan Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati meraih medali perak, sedangkan Beatrice Gumulya/Novela Putria mengamankan medali perunggu.

Pelatih tim nasional padel Indonesia, Ariant Moya Rotger, menyebut pencapaian tersebut berada di luar perkiraan tim setelah menjalani persiapan dalam waktu yang relatif singkat.

"Jika seseorang mengatakan tiga bulan lalu bahwa kami akan meraih perak dan perunggu di turnamen ini, saya akan mengatakan tidak mungkin," ujar Ariant di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, Sabtu.

Menurut Ariant, keberhasilan menempatkan dua pasangan Indonesia di tiga besar merupakan pencapaian penting. Terlebih, padel baru menjalani debut sebagai cabang olahraga pada Asian Games.

Persiapan Mental Jadi Perhatian

Ariant mengatakan persiapan mental menjadi salah satu fokus tim sebelum menghadapi pertandingan final.

Atmosfer pertandingan pada babak semifinal, kata dia, sangat kuat. Dukungan besar dari penonton tuan rumah Jepang memberikan pengalaman tersendiri sekaligus menjadi tantangan bagi pemain Indonesia.

"Setelah semifinal, saya memikirkan pertandingan tersebut. Atmosfer yang diciptakan Jepang luar biasa. Luar biasa bagi mereka, tetapi tidak terlalu bagus bagi kami," katanya.

Untuk menghadapi situasi tersebut, Ariant menggelar pertemuan dengan para pemain sebelum pertandingan final. Ia memberikan gambaran mengenai atmosfer pertandingan dan kualitas lawan yang akan dihadapi.

Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan pemain bahwa target utama telah tercapai setelah mereka memastikan medali. Para atlet kemudian diminta menikmati pertandingan dan memberikan kemampuan terbaik.

"Target kami sudah selesai. Jadi sekarang saatnya menikmati, berkompetisi sebanyak mungkin, dan menikmati pengalaman bermain di final pertama pada Asian Games," ujarnya.

Latar Belakang Tenis Jadi Modal

Ariant menilai latar belakang para pemain Indonesia sebagai atlet tenis turut membantu dalam menghadapi persaingan padel di level Asia.

Menurutnya, kemampuan dasar tenis yang kuat membuat para pemain lebih mudah beradaptasi dengan karakter permainan padel.

"Mereka adalah pemain tenis yang bagus dan itu membuat perbedaan. Selain itu, mereka berlatih dengan baik dan keras. Mereka juga berlatih di Spanyol, jadi semua detail itu penting," kata Ariant.

Para pemain sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Spanyol selama lima pekan. Setelah kembali ke Indonesia, program latihan dilanjutkan di Jakarta sesuai dengan rencana yang disusun tim pelatih.

Intensitas latihan yang dijalani juga cukup tinggi. Para pemain disebut berlatih sekitar lima hingga tujuh jam dalam sehari.

"Latihannya sulit dan panjang. Mereka melakukan latihan yang luar biasa, meninggalkan keluarga di rumah, meninggalkan pekerjaan, dan datang ke sana untuk berlatih berjam-jam sepanjang hari," ujar Ariant.

Bersiap ke Kualifikasi Piala Dunia

Setelah menyelesaikan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, tim nasional padel Indonesia tidak memiliki waktu panjang untuk beristirahat.

Ariant mengatakan Indonesia akan mengikuti kualifikasi Piala Dunia Padel di Kuwait sekitar 15 hari setelah Asian Games.

Berbeda dengan Asian Games yang mempertandingkan pasangan, ajang kualifikasi Piala Dunia menggunakan format beregu dengan total delapan pemain dalam satu tim.

"Ada empat pemain lagi karena ini adalah turnamen tim. Daftarnya delapan pemain," kata Ariant.

Ariant belum mengungkapkan empat nama tambahan yang akan masuk dalam skuad tersebut. Daftar pemain untuk kualifikasi Piala Dunia Padel dijadwalkan diketahui pada pekan berikutnya.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update