Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Hiburan
Hiburan

Pemkot Pontianak Dorong PKD Jadi Festival untuk Lestarikan Seni Daerah

✍️ Winda Sari 🕒 01 Oct 2026 👁️ 13x dibaca
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan di dampingi Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dan beberapa sanggar membuka kegiatan Pagelaran Kesenian Budaya di Rumah Budaya Melayu di Pontianak
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan di dampingi Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dan beberapa sanggar membuka kegiatan Pagelaran Kesenian Budaya di Rumah Budaya Melayu di Pontianak Foto: istimewa

kalbarbagus.com – Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mendorong Pergelaran Kesenian Daerah (PKD) dikembangkan menjadi festival untuk memperluas kesempatan bagi generasi muda dan pelaku seni dalam berkarya sekaligus melestarikan budaya daerah.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada generasi muda agar terus mengembangkan kesenian daerah.

"Ini menjadi momentum bagaimana kita memberikan dukungan, motivasi, dan semangat kepada anak bangsa yang ada di Kota Pontianak untuk terus berkarya dan menghidupkan kesenian daerah," kata Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan di Pontianak, Rabu.

Menurut Bahasan, PKD juga memberikan kesempatan kepada pelaku seni untuk mempertahankan keberadaan kesenian daerah sekaligus menampilkan kreativitas yang telah mereka kembangkan melalui latihan.

"Ini momentum untuk memberikan ruang tampil agar mereka tetap bisa berkreasi dan menunjukkan bahwa mereka selama ini juga memiliki potensi serta berlatih dengan penuh semangat," kata dia.

Ia mengatakan format festival dapat dipertimbangkan untuk dikembangkan bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Kota Pontianak. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan antusiasme peserta maupun masyarakat terhadap kegiatan kesenian daerah.

"Kita ketahui Kota Pontianak ini terdiri dari berbagai macam suku bangsa, ada kurang lebih 28 etnis, yang mungkin memiliki seni dan budaya yang terus dikembangkan dan dilestarikan oleh beberapa sanggar di Kota Pontianak," katanya.

Bahasan menegaskan Pemkot Pontianak akan terus mendukung pengembangan seni dan budaya daerah. Dukungan tersebut termasuk melalui penyelenggaraan kegiatan yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), meskipun pemerintah daerah tetap menghadapi keterbatasan anggaran.

"Pemerintah Kota Pontianak pada intinya harus hadir dan memberikan dukungan. Dan inilah buktinya pada hari ini," ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Hermawan Eko mengatakan PKD merupakan salah satu bentuk fasilitasi pemerintah terhadap sanggar dan sekolah yang aktif menjaga keberlangsungan budaya daerah.

"Ini merupakan wujud dari maksud kami untuk memfasilitasi sanggar-sanggar dan sekolah-sekolah yang telah berusaha untuk melestarikan budaya-budaya daerah di Kota Pontianak," katanya.

Hermawan menjelaskan peserta PKD tahun ini berasal dari 12 SMP negeri dan swasta serta sembilan sanggar yang selama ini mendapatkan pembinaan dan fasilitasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.

Selain PKD, kegiatan kebudayaan lainnya juga akan digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Pontianak pada 23 Oktober. Agenda tersebut mencakup Kedai Melayu dan Festival Melayu Pontianak yang melibatkan masyarakat secara lebih luas.

"Ini festival yang cukup besar yang melibatkan masyarakat. Artinya, silakan masyarakat yang akan tampil dan ikut lomba. Kami sebagai fasilitator kepada masyarakat mempersilakan untuk mengikuti kegiatan tersebut," katanya.

Pengembangan agenda kesenian dan budaya tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak ruang bagi masyarakat, pelajar, sanggar, dan pelaku seni untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menjaga keberadaan budaya daerah di Kota Pontianak.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update