Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Pontianak Berpeluang Jadi Pusat Pelayanan Kesehatan Kalbar

✍️ Winda Sari 🕒 29 Sep 2026 👁️ 7x dibaca
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Foto: istimewa

KalbarBagus.com-Kota Pontianak memiliki peluang untuk berkembang sebagai pusat pelayanan kesehatan di Kalimantan Barat. Potensi tersebut didukung pertumbuhan rumah sakit yang menawarkan layanan spesialis, penggunaan teknologi medis modern, serta ketersediaan tenaga kesehatan berpengalaman.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, keberadaan fasilitas kesehatan yang semakin lengkap dapat memperluas akses pelayanan bagi masyarakat Pontianak maupun warga dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah, dengan banyaknya rumah sakit di Pontianak, apalagi yang memiliki layanan spesialis, peralatan yang canggih dan modern, serta didukung dokter-dokter spesialis yang berpengalaman, ini sangat membantu kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Edi saat menghadiri peresmian RS Mata Ayani, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Edi, status Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat sekaligus pusat jasa dan perdagangan menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan sektor kesehatan. Kelengkapan fasilitas diharapkan dapat membuat masyarakat tidak perlu mencari layanan kesehatan hingga ke luar daerah atau negara tetangga.

“Kalau selama ini warga ke Kuching untuk berobat, ke depan kita berharap justru sebaliknya. Pontianak juga bisa menjadi tujuan pelayanan kesehatan,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Edi menyebut pengembangan layanan kesehatan perlu ditopang sejumlah aspek, mulai dari fasilitas yang memadai, kompetensi tenaga medis, pemanfaatan teknologi, hingga mutu pelayanan. Faktor-faktor tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di dalam daerah.

Di sisi lain, Pemilik RS Mata Ayani Mohamad Subuh menjelaskan rumah sakit tersebut mulai dibangun pada 2023. Tahap awal pembangunan mencakup bangunan dengan luas lantai sekitar 2.000 meter persegi.

Pelayanan kesehatan mata tetap menjadi fokus utama RS Mata Ayani. Namun, rumah sakit tersebut juga mengembangkan layanan lain mengikuti kebutuhan dan ketentuan yang berlaku, antara lain penyakit dalam, THT, anestesi, radiologi, serta berbagai layanan penunjang.

“Pelayanan mata tetap menjadi kekuatan kami, tetapi sesuai perkembangan aturan, rumah sakit juga harus membuka dan menyiapkan pelayanan-pelayanan lain,” kata Subuh.

RS Mata Ayani menargetkan pelayanan kesehatan mata dengan standar nasional bagi masyarakat Kalimantan Barat, terutama warga Pontianak dan daerah sekitarnya. Pengembangan dilakukan melalui kelengkapan fasilitas diagnostik, tindakan medis, hingga sarana pendukung pelayanan.

Pengembangan layanan juga diarahkan pada aspek promotif dan preventif. Salah satu program yang disiapkan adalah penjaringan mata juling pada anak serta pemeriksaan kesehatan mata bagi peserta program pengelolaan penyakit kronis (prolanis), khususnya pasien diabetes dan hipertensi.

“Diabetes dan hipertensi juga memiliki pengaruh terhadap kesehatan mata. Karena itu, kita ingin pelayanan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pencegahan,” ujarnya.

Selain pelayanan rutin, RS Mata Ayani merencanakan kegiatan bakti sosial berupa operasi katarak pada Desember 2026. Rumah sakit tersebut juga diharapkan dapat berperan sebagai tempat pendidikan bagi dokter, terutama untuk mendukung pembelajaran di bidang kesehatan mata.

Subuh berharap keberadaan RS Mata Ayani dapat menambah pilihan masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas. Dalam jangka panjang, fasilitas tersebut diharapkan turut mendukung upaya menjadikan Pontianak sebagai salah satu pusat pelayanan kesehatan di Kalimantan Barat.

“Mudah-mudahan rumah sakit ini memberi manfaat semakin besar bagi masyarakat, baik untuk pelayanan, pencegahan, maupun pendidikan,” pungkasnya.

WS
Winda SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update