Putra Tanjung FC Juara Turnamen Sepak Bola Kendawangan 2026, Menang 3-0
kalbarbagus.com-Turnamen sepak bola antardesa dan dusun se-Kecamatan Kendawangan 2026 resmi berakhir. Putra Tanjung FC berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Anker FC dengan skor 3-0 pada pertandingan final.
Turnamen yang berlangsung sejak 6 hingga 27 September 2026 tersebut digelar dalam rangka mengenang almarhum H. Pusar Rajali bin H. Asbun, salah satu tokoh olahraga di Kecamatan Kendawangan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Sebanyak 40 tim dari berbagai desa dan dusun di Kecamatan Kendawangan ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Pertandingan final berlangsung sengit dengan dipimpin wasit utama Kadaruzaman. Putra Tanjung FC akhirnya memastikan gelar juara setelah mencetak tiga gol ke gawang Anker FC.
Tiga gol kemenangan Putra Tanjung FC masing-masing disumbangkan Gusti Wira Rizaldi, Tio Jumanto dan Riko.
Laga final juga melibatkan Syeh Adinata sebagai asisten wasit 1 dan Eko Iswato sebagai asisten wasit 2. Sementara itu, Susanto dan Muhamad Ridwan bertugas sebagai wasit gawang, sedangkan Dery Apriansiswandi menjadi wasit cadangan.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Pemuda Kecamatan Kendawangan dengan dukungan Kapolsek Kendawangan AKP Rizki Arifianto, S.T.K., S.I.K., serta para donatur yang berada di Kecamatan Kendawangan.
Turnamen Diharapkan Berlanjut Setiap Tahun
Ketua Panitia, Pardi atau yang akrab disapa Jaka Rasyid, berharap kegiatan sepak bola di Kecamatan Kendawangan dapat terus digelar secara rutin setiap tahun.
Menurutnya, turnamen antardesa maupun open turnamen bukan hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.
“Semoga kegiatan turnamen sepak bola ini tetap selalu dilaksanakan setiap tahunnya, baik pertandingan antardesa maupun open turnamen,” harapnya.
Di tengah keberhasilan penyelenggaraan turnamen, panitia juga menyoroti persoalan fasilitas olahraga, khususnya ketersediaan lapangan sepak bola yang permanen.
Hingga saat ini, Kecamatan Kendawangan belum memiliki lapangan sepak bola kecamatan. Lapangan yang digunakan selama turnamen merupakan lahan milik masyarakat yang sebelumnya digarap oleh almarhum H. Pusar Rajali.
Agar dapat digunakan untuk pertandingan, lahan tersebut harus disewa dengan biaya sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta untuk setiap pelaksanaan turnamen.
Panitia Dorong Pemerintah Sediakan Lapangan Permanen
Panitia berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan lapangan sepak bola di Kecamatan Kendawangan.
Salah satu opsi yang diharapkan adalah pembangunan lapangan atau pengadaan lahan yang selama ini telah digunakan sebagai lokasi pertandingan.
“Panitia juga mengharapkan dukungan dari semua pihak agar lapangan sepak bola yang ada di Kecamatan Kendawangan cepat dibangun, atau membeli tanah lapangan sepak bola yang sudah ada, agar Kecamatan Kendawangan mempunyai lapangan sepak bola kecamatan,” ujarnya.
Menurut panitia, tersedianya lapangan yang representatif akan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Fasilitas tersebut juga dinilai dapat mendukung pembinaan dan keberlanjutan kegiatan sepak bola di Kecamatan Kendawangan.
Turnamen 2026 sekaligus menjadi momentum untuk kembali mengenang kontribusi almarhum H. Pusar Rajali bin H. Asbun yang dikenal sebagai salah satu tokoh olahraga di Kecamatan Kendawangan.
