Veddriq Leonardo Sebut Persaingan Speed Asia Makin Merata Usai Asian Games 2026
kalbarbagus.com – Atlet panjat tebing Indonesia asal Pontianak, Veddriq Leonardo, menilai persaingan nomor speed putra di Asia semakin merata setelah dirinya menyelesaikan pertandingan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Veddriq dan Aditya Tri Syahria sama-sama tampil pada nomor speed putra. Veddriq terhenti di semifinal, sedangkan Aditya yang berhasil mencapai final harus mengakhiri pertandingan setelah mengalami false start.
Veddriq mengatakan hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi dirinya dan tim Indonesia untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
"Kalau untuk saya, memang peta persaingan sekarang sudah mulai rata untuk di level Asia," kata Veddriq seusai pertandingan Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Kamis.
Menurutnya, nomor speed memiliki banyak variabel yang dapat memengaruhi hasil pertandingan. Karena itu, persiapan dan evaluasi menjadi bagian penting setelah kompetisi berakhir.
"Ya, inilah speed, banyak variabel. Walaupun belum juara, yang pasti prosesnya sudah maksimal. Latihan juga Adit beberapa kali melakukan pemanjatan dengan catatan waktu terbaik, dan sampai di final hanya belum rezeki saja," ujar Veddriq.
Pada semifinal, Veddriq mencatat waktu 4,95 detik dan berada di posisi ketiga sehingga tidak melaju ke final. Sebelumnya, ia mencatat waktu terbaik 4,78 detik pada babak kualifikasi dan menempati posisi kelima.
Sementara itu, Aditya sempat tampil impresif di babak kualifikasi dengan mencatat waktu 4,62 detik. Catatan tersebut menjadi rekor Asian Games dan membuatnya berada di posisi pertama kualifikasi.
Pada babak final, medali emas nomor speed putra diraih Shouhong Cu dari China dengan waktu 4,714 detik. Reza Ali Pour Shenazandi Fard dari Iran meraih perak dengan 5,367 detik, sedangkan Damir Toktarov dari Kazakhstan memperoleh perunggu dengan 7,342 detik.
Setelah Asian Games 2026 selesai, Veddriq mengatakan dirinya dan tim Indonesia akan mengalihkan perhatian ke target berikutnya.
"Setelah ini, kita harus cari fokus baru lagi, kalau Asian Games sudah beres ke Olimpiade. Semoga tim Indonesia makin bisa meng-upgrade diri, masih banyak hal yang perlu kita tingkatkan," kata peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu.
Hasil Asian Games tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Veddriq dan tim Indonesia untuk menghadapi persaingan panjat tebing di level internasional berikutnya.
